Sebenarnya aq tidak bisa menuangkan isi hati dan pikiran dengan baik. Tapi karena seorang sahabat baik, aku akan mencobanya. Sebagai ungkapan rasa syukurku telah memilikinya dalam hidupku.
Membaca catatan salah satu sahabat terbaikku, jujur tidaK ada yang terlintas dan membekas dalam benakku. Mungkin aku sedikit tidak paham dengan kata-katanya. Bisa jadi karena sudah sangat lama aku tidak mendengar atau membaca gaya bahasa yang khas itu. Gaya yang sama, beberapa tahun silam yang telah mewarnai kebersamaan dalam ukhuwah terindah. Sesungguhnya aku kehilangan saat-saat indah itu…
Kembali kucoba memaknai kata demi kata.. Rasanya ada yang tersayat disini. Dan pelan2 aku mencoba menghitung, sudah berapa lama, sudah berapa jauh, ketika aku merasa aku cukup kuat untuk memilih jalanku sendiri. Ketika aku menganggap yang lalu hanya sekedar kenangan yang tak perlu aku anggap hebat. Ketika aku merasa begitu angkuh, bahkan terhadap Rabbku. Aku sudah menipu diriku sendiri, aku sudah menipu semua orang. Aku sudah mencoba menipu Rabbku.
Sampai ketika aku membaca tulisan itu, entah sampai berapa kali, aku sadar aku telah menangisi kebodohanku. Apa yang sudah terjadi dengan diriku? Ada apa dengan hatiku? Ada apa..??
Sahabatku, dia sudah menyentak kesadaranku. Membawaku kembali ke masa-masa itu. Membuatku tersenyum, terharu, bahagia dan akhirnya kembali menangis. Luluh semua ketakutanku selama ini. ketakutan akan hidup yang bagiku semakin berat. Dan aku sendiri yang membuatnya semakin berat. Sebenarnya apa yang aku takutkan? Aku tidak tau. Mungkin aku yang terlalu mendramatisir keadaan sehingga membuatku merasa orang yang paling malang dunia. Huffss….
Ternyata aku lemah, setelah kebanggaanku luluh di saat-saat aku merasa sepi dan sendiri. Ternyata aku tak bisa apa-apa, dibalik pikiranku bahwa aku kuat. Ketika pikiranku kembali ke masa lalu, sadarlah aku.. aku sudah terlalu jauh bersembunyi dari harapan-harapan yang dulu pernah kuukir bersama saudara2 seperjuanganku. Aku sudah terlalu dalam mengubur cita-cita mulia yang dulu begitu bersemangatnya ingin kukejar.
Dan kini aku mencobanya.. Berendevouz dengan masa lalu. Mencoba menemukan kembali kekuatan yang dulu pernah kumiliki. Melepas sejenak kepenatan akan rutinitas yang jujur mulai membuatku bosan. Dan aku mendapatkannya! Meski sedikit, tapi aku benar-benar merasakannya! Sesuatu yang berbeda, dan keharuan ini masih terasa ketika aku mencoba menuangkannya dalam kata-kata.
Lalu setelah detik-detik yang berarti itu.. I’ll feel better. Cukup membantuku agar bisa berdiri lagi. Cukup untuk membantu menemukan kembali rasa percayaku bahwa aku bisa. Cukup untuk membuatku tegar. Karena aku pernah punyai itu semua. Dan aku percaya, aku tidak sendiri…Aku masih memiliki semua yang aku cintai, juga Rabbku..
Buat sahabatku, moga hari ini jadi awal yang baik yah? Kau mau tau gimana aq tadi? Aku memang mengantuk berat hehehe.. tapi tidak kulewatkan bagian pentingnya. Mau tau apa? Kekuatan Doa! Luar biasa sayangnya Allah padaku, dia kirimkan petunjukNya di saat yang sangat tepat pula. Makasih sahabat, telah kau bantu aku menemukan diriku kembali. Doakan aku! Aku capek menyakiti hatiku sendiri *_*.
Buat akhwat fillah.. kalian semua ada di bagian penting hidupku. Tidak akan tergantikan selamanya! Terima kasih sudah mewarnai hidupku. Uhibbukum fillah..